Hasil Real Count Pilpres 2014

Anggota Merah-Putih (Merah Putih) Koalisi mendukung presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, menderita kekalahan setelah rilis hitungan nyata sementara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang menunjukkan kekalahan atas Joko “Jokowi” Widodo dan pasangannya Jusuf Kalla. Menurut perhitungan berdasarkan penilaian di kecamatan dan tingkat kabupaten / kota oleh beberapa pengamat independen, tiket Jokowi-Kalla memimpin dengan sekitar 52 persen suara.

SBY mengadakan pertemuan Prabowo dan Jokowi hari ini

Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono akan mengadakan pertemuan dengan dua pasang calon presiden saat ini, menjelang pengumuman resmi hasil pemilu pada 22 Juli Pertemuan akan diadakan di 17:00 di Istana Negara. “Presiden telah mengundang kedua pasangan presiden,” juru bicara kepresidenan, Julian Aldrin Pasha, mengatakan pada hari Minggu. “Dia akan berbagi meja dua kandidat presiden sementara Wakil Presiden (Boediono-red) akan duduk dengan calon wakil presiden,” tambahnya. Di antara para undangan juga pemimpin lembaga negara. Pasha mengatakan bahwa semua yang diundang telah dikonfirmasi untuk datang, termasuk beberapa menteri serta pimpinan Komisi Pemilihan…

Jokowi mengunjungi mantan Presiden BJ Habibie

Calon presiden terpilih Joko “Jokowi” Widodo mengunjungi mantan presiden BJ Habibie di kediaman yang terakhir di Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat. Pertemuan itu dilakukan setelah Jokowi mengunjungi The Jakarta Post . Tim kampanye juru bicara Jokowi-Kalla Anies Baswedan mengatakan kunjungan adalah sikap hormat. “Tujuan ini pertemuan ini benar-benar untuk mendorong hubungan persahabatan selama bulan Ramadhan. Pak Habibie menceritakan banyak pengalaman dan banyak tantangan yang terbentang di depan, “kata Anies, seperti dikutip kantor berita Antara setelah pertemuan. Anies mengatakan Jokowi berharap bahwa ia bisa mengadakan pertemuan di masa depan dengan mantan presiden.…

Puskaptis, JSI menolak untuk mengungkapkan data di belakang quick count

Perhimpunan Indonesia untuk Opini Publik (Persepi) menyatakan pada hari Rabu bahwa Pengembangan dan Kebijakan Research Center (Puskaptis) dan Jaringan Suara Indonesia (JSI) adalah lembaga survei tidak akuntabel karena mereka telah menolak untuk mengungkapkan metode penelitian di belakang quick count mereka. Organisasi ini mengatakan kedua lembaga survei anggota, yang disebut pemilihan presiden untuk tiket Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, yang melanggar etika organisasi dengan tidak bertanggung jawab pengumuman quick-count mereka kepada publik.